Bupati perintahkan pemantauan sembako hingga pelosok desa
 
Written by Tim Media Center, on 29-07-2010 01:45

Bupati Sinjai, Andi Rudianto Asapa, SH memerintahkan jajaran Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Penanaman Modal (Disperindag PM) untuk lebih fokus memantau kondisi harga bahan pokok jelang masuknya bulan ramadhan, selama ramadhan dan menjelang hari raya Idul Fitri11431 H tahun 2010. hal itu disampaikan langsung saat memimpin pertemuan pembentukan tim terpadu pengawasan harga sembako di ruang pola kantor Bupati Sinjai, Selasa (27/07).

“Saya minta jajaran Disperindag untuk bisa secara rutin melakukan pengawasan dan memantau perkembangan harga sembako di masyarakat, itu harus dilakukan merata di semua Kecamatan, jangan hanya berfokus pada kondisi pasar di pusat Ibukota sementara di desa mungkin masyarakat mengeluh tentang kenaikan harga, ini penting untuk menjaga stabilitas daya beli masyarakat sehingga tidak membebani mereka menjelang dan selama Ramadhan serta Idul Fitri mendatang” kata Rudianto.


Pada pertemuan ini, selain di hadiri unsur muspida, hadir pula wakil Ketua DPRD dan anggota dari Komisi II serta beberapa kepala SKPD terkait “Ini juga saya sampaikan kepada jajaran Dinas Peternakan, Dinas Perhubungan, Dispenda dan Satpol PP untuk lebih intensif melakukan pengawasan pada jalur distribusi di lini perbatasan, jangan sampai ada sembako yang masuk, utamanya ternak hewan dan unggas yang lolos dari pemeriksaan kesehatan maupun kelayakan konsumsi, begitupun bagi dinas kesehatan untuk segera terjun langsung memantau kondisi bahan makanan dan minuman apakah masih layak konsumsi atau tidak. Ini semua demi menciptakan rasa aman bagi masyarakat, apalagi saat bulan ramadhan, dimana akan ada peningkatan kebutuhan bahan pokok” ujar Bupati.


Dalam kesempatan itu, Bupati sempat pula memperingatkan pihak Bulog untuk lebih memperhatikan kondisi beras sebelum di salurkan ke masyarakat. “Tolong Bulog perhatikan kondisi beras yang ada di gudangnya, jangan sampai beras dengan kualitas jelek justru beredar di masyarakat, kalau ini saya temukan maka saya akan tolak dan Bulog harus segera menggantinya, begitupun sudah sering saya sampaikan kepada pihak Bulog agar membeli beras langsung dari petani, tentu dengan harga yang pantas dan sesuai, jangan sampai justru petani di kuasai oleh para tengkulak sehingga petani yang harusnya sejahtera justru berbalik kepada mereka yang memonopoli harga beras. Saya bisa katakan, jika ada kenaikan harga beras dan kenaikan itu dirasakan oleh petani, itu sangat saya harapkan ” katanya.

 

Dirikan Posko

Sementara, Plt Kadis Perindag dan PM, Taiyeb A. Mappasere, SH mengatakan bahwa untuk lebih mengintensifkan pola pengawasan harga sembako, pihaknya akan mendirikan posko di setiap pasar yang ada di Sinjai. “Jadi kita akan dirikan posko pemantauan di beberapa lokasi, nantinya tim terpadu yang kita bentuk ini akan senantiasa melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk melihat dan mengantisipasi terjadinya lonjakan harga diluar batas kewajaran menjelang memasuki ramadhan dan Idul Fitri mendatang, olehnya peran masyarakat selaku konsumen juga di harapkan untuk bisa membantu dalam memberikan informasi yang jelas” tukas Taiyeb.


Terkait dengan kekhawatiran masyarakat pengguna LPG, Taiyeb yang juga Asisten III Administrasi Setdakab Sinjai ini mengaku telah melakukan koordinasi dengan seluruh pangkalan LPG untuk memantau kondisi tabung sebelum didistribusikan. “Kita telah ada kesepakatan dengan pihak Pertamina dan agen resmi bahwa tabung LPG 3 Kilogram yang beredar di Kabupaten Sinjai adalah yang memakai penutup segel berwarna coklat, olehnya seluruh pangkalan manakala menerima LPG di luar ketentuan ini untuk tidak menyalurkan, dan kitapun akan bekerjasama dengan pihak Kepolisian untuk melakukan razia peredaran tabung LPG di semua agen dan pangkalan yang ada” katanya. (Hidayat Gunawan)



Last update: 29-07-2010 03:12

Print Related articles

Users' Comments (0) RSS feed comment

No comment posted

Add your comment



mXcomment 1.0.6 © 2007-2010 - visualclinic.fr
License Creative Commons - Some rights reserved