Lulusan lembaga pendidikan kesehatan yang akan mengabdi menjadi tenaga sukarela ataupun magang di RSUD Kabupaten Sinjai agaknya harus bersabar, pasalnya sejak Januari 2010, pihak manajemen RSUD Sinjai sudah tidak lagi menerima tenaga sukarela dan magang yang akan mengabdi di tempat ini.
“Tidak ada alasan untuk membiarkan desa dalam keterisolasian dan ketertinggalannya ditengah pesatnya arus globalisasi yang telah merambah seluruh pelosok dunia secara beriring dengan kemajuan pembangunan yang telah dicapai pada tataran lokal. Sebuah desa boleh saja tetap bertahan dengan karakteristik wilayah dan nilai-nilai budayanya yang luhur, tetapi tidak berarti desa harus tabu dengan kemajuan peradaban yang berbasis teknologi yang dapat menjadikan desa pada posisi tertinggal dan terbelakang, karena sesungguhnya potensi terbesar untuk mencapai kemajuan justeru terdapat pada desa, dan potensi itu hanya dapat dimaksimalkan dengan baik jika ditunjang dengan kekuatan media komunikasi dan informasi ”, demikian sepenggal pandangan dan sikap yang sering dilontarkan Kepala Badan Komunikasi dan Informatika Kabupaten Sinjai, Drs. Andi Grandyanto Asapa, M.Si ketika mendiskusikan program pengembangan informatika dan telekomunikasi untuk daerah pedesaan.
Program pendidikan gratis bagi di Kabupaten Sinjai merupakan investasi jangka panjang demi untuk peningkatan SDM di daerah ini, sehingga kendala pendidikan yang saat ini masih dirasakan cukup mahal oleh sebagian masyarakat, apalagi yang kurang mampu akan menjadi tanggung jawab sepenuhnya pemerintah daerah.
Ratusan hektare sawah yang tersebar di 8 Kecamatan di wilayah Kabupaten Sinjai terancam puso. Hal tersebut di akibatkan cuaca buruk yang akhir-akhir ini melanda sebagian besar kawasan tersebut, belum lagi intensitas curah hujan yang susah di prediksi sehingga mengakibatkan beberapa areal tanaman petani diperkirakan gagal panen.
Bupati Sinjai Andi Rudianto Asapa, SH menegur pelaksana proyek pembangunan Kantor Puskesmas Kecamatan Sinjai Borong, pasalnya saat melakukan kunjungan kerja di daerah tersebut, Selasa (02/02), Bupati yang di dampingi unsur muspida, anggota DPRD serta beberapa pejabat SKPD lainnya melihat langsung pembangunan gedung pelayanan kesehatan itu tak di pasangi papan proyek, padahal itu merupakan salah satu bentuk informasi mengenai keberadaan pembangunan yang sedang di laksanakan pelaksana proyek.
Saat ini jumlah kendaraan bermotor di Kabupaten Sinjai terus mengalami peningkatan, bahkan pencapaian peningkatan pertahunnya rata-rata menunjukkan angka 5 %. Hal tersebut di ungkapkan Kepala Kantor Bersama Satuan Administrasi Manunggal Satu Atas (SAMSAT), Inspektur Satu H. Darwis saat di konfirmasi news media center belum lama ini.